Notifikasi :

Selamat Datang di blog Indiii...

Semoga blog ini bisa bermanfaat untuk anda

Apabila anda bosan, boleh bermain dengan miku clock.

10 Dampak Negatif Dunia Maya Bagi Pelajar



Dunia maya atau yang sering dikenal dengan internet sudah menjadi kehidupan bagi orang modern. Dengan adanya internet komunikasi antar bangsa menjadi terbuka. Tanpa adanya internet bisnis, pendidikan, sosial, politik, dan lain-lain tidak akan bisa maju dan berkembang. Intinya internet sudah menjadi bagian yang tak bisa dipisahkan oleh manusia modern saat ini jika mereka ingin maju.
Siapa pun, kapan pun dan di mana pun bisa mengakses internet. Layanan jasa internet saat ini semakin mudah dan murah. Tak harus di depan komputer untuk menjelajahi dunia maya ini. Dari genggaman tangan pun orang bisa mengetahui isi dunia ini. Peristiwa di belahan dunia manapun bisa dengan cepat kita dapatkan beritanya.
Internet ibarat pisau bermata dua. Di tangan orang yang benar maka internet dapat menjadikan seseorang bertambah ilmu dan pengetahuannya. Sebaliknya di tangan orang yang tidak bertanggung jawab internet dapat mencelakai diri sendiri dan orang lain. Di balik kecanggihan teknologi yang dibuat manusia ini ternyata menyimpan kelemahan. Kelemahan itulah yang sering dijadikan lahan bisnis yang empuk oleh orang yang tidak memikirkan kerugian pada generasi yang akan datang. Situs-situs yang tak layak dibaca dan dilihat di publik banyak beredar. Pornografi secara terang-terangan sering bermunculan dibalik sebuah informasi yang dibaca di internet ini.
Menurut Guru Besar Kriminolog UI Adrianus Meliala dari laman tekno.kompas.com (16/03/2012), sejak tahun 2005 Indonesia masuk adalam 10 negara yang paling banyak mengakses situs porno. Pada tahun 2005 Indonesia berada di posisi ke-7, tahun 2007 di posisi ke-5, dan tahun 2009 di posisi ke-3. Peringkat Indonesia cenderung meningkat seiring dengan pesatnya penggunaan internet yang mencapai 55,2 juta orang pada tahun 2011.
Suburnya potensi bisnis pornografi dipicu oleh pengguna internet pemula. Mereka lebih banyak ingin mencari tahu situs-situs yang mengundang rasa ingin tahu. Selanjutnya, ada yang ketagihan dan ada yang sesekali saja melihat situs tersebut.
Menurut Adrianus, tahun 2008 jumlah anak yang tertayang sebagai subyek dan obyek situs porno sebanyak 4.000 0rang. Tahun 2011 meningkat menjadi 16.000 orang atau naik menjadi 4 kali. Dampak bisnis ini menghancurkan masa depan bangsa. Jika sejak awal moral anak-anak sudah rusak, selanjutnya mereka akan menjadi beban hidup masyarakat.
Untunglah Kementerian Informasi dan Komunikasi (Kominfo) di Indonesia memblokir situs-situs yang dapat merusak moral anak bangsa ini. Kata atau kalimat yang mengandung unsur atau makna pornografi tidak bisa dibuka. Namun demikian masih banyak situs-situs yang beredar dengan kata atau kalimat yang luput dari sensor pemerintah. Selain itu, masih ada situs-situs luar negeri yang diselipkan pada iklan yang mengandung pornografi juga luput dari sensor.
Selain sisi negatif dari pornografi ternyata internet masih menyimpan sisi negatif yang lain, terutama bagi pelajar. Membuka internet yang berlebihan biasanya yang membuat dampak negatif pada anak-anak usia sekolah. Situs yang sering dibuka secara berlebihan waktunya antara lain game online dan situs jejaring sosial facebook. Berikut 10 dampak negatif dunia maya atau internet bagi pelajar.
1. Perilaku sosial menyimpang
Penyimpangan perilaku sosial ini antara lain kurang atau tidak mau bergaul dengan teman-teman sebayanya. Pelajar cenderung mengurung diri dan asik menikmati dunia maya tanpa menghiraukan apa yang telah terjadi di sekitarnya. Jika situs yang dibuka positif tidak begitu masalah. Biasanya pelajar akan menceritakan petualangannya di dunia maya karena mendapatkan ilmu baru. Akan tetapi jika situs yang dibuka adalah situs pornografi, maka ia akan sembunyi-sembunyi mengatakannya. Hanya kepada teman tertentu saja yang diceritakan supaya tidak ketahuan. Perilaku sosial menyimpang yang lain adalah ia akan cemas, khawatir dan merasa tidak percaya diri (PD) jika tidak membawa ponselnya. Blackberry Messenger (BBM) atau situs facebook yang selalu menemani membuat anak tidak bisa berkomunikasi dengan teman-temannya. Ia hanya tahu dunianya sendiri.
2. Prestasi sekolah menurun
Biasanya pelajar yang kecanduan internet secara berlebihan akan mengganggu aktifitas belajarnya. Waktu yang seharusnya digunakan untuk belajar digunakan untuk internet.Sebelum ia mengenal internet ia rajin belajar. Pekerjaan Rumah (PR), tugas sekolah, dan lain-lain dikerjakan dengan penuh tanggung jawab, namun setelah ia kecanduan internet maka hal itu dilakukan ala kadarnya. Tugas dan PR sering menyontek teman-temannya. Ulangan nilainya jelek karena tidak pernah belajar. Akibat fatal ia tidak naik kelas dan bahkan tidak lulus.
3. Suka berbohong
Berbohong atau menipu dilakukan untuk menutupi kesalahannya. Beberapa pelajar berbohong untuk masuk ke warung internet (warnet) membuka situs game online. Berjam-jam ia luangkan waktu untuk main game ini. Selain itu waktu yang seharusnya digunakan untuk membantu orang tua bagi pelajar yang harus membantu orang tua malah digunakan pura-pura ke warnet untuk mencari bahan tugas. Pada hal mencari bahan untuk tugas hanya sebentar, paling hanya setengah jam, namun membuka situs lain yang berjam-jam.
4. Membolos sekolah
Mungkin orang tua tidak mengetahui jika anaknya membolos sekolah karena pamit dari rumah seperti biasa memakai seragam sekolah dan memakai tas sekolah. Tetapi ternyata di dalam tas sudah ada pakaian ganti supaya tidak ketahuan nantinya jika ke warnet pelajar dari mana. Orang tua baru menyadari setelah ada panggilan dari pihak sekolah jika anaknya sering membolos sekolah.
5. Pornoaksi dan pornografi
Tindakan pornoaksi atau asusila sudah banyak diberitakan di media cetak maupun elektronik tentang kejahatan seksual yang disebabkan oleh internet. Terutama yang terjadi melalui situs pertemanan facebook. Korban biasanya perempuan usia sekolah. Dengan mudahnya pelaku menculik, mencabuli, dan bahkan memperkosa korbannya.
Pornografi ternyata tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa saja. Orang dewasa sudah cukup umur dan psikisnya untuk membuka, akan tetapi anak belum cukup umur dan belum siap secara psikisnya. Jika situs-situs pornografi dibuka oleh anak maka akan mempengaruhi kesehatan reproduksi dan kesehatan psikologi.
6. Kesehatan mata terganggu
Dampak negatif yang berkaitan dengan kesehatan adalah mata. Karena seringnya menggunakan internet, baik lewat ponsel, PC, maupun laptop maka mata dipaksa berakomodasi. Jika ini dilakukan dalam jangka waktu yang lama maka mata mengalami penglihatan minus. Cepatnya mata menjadi minus karena dalam menggunakan gadget ini minim cahaya. Cahaya hanya didapat dari gadget, sehingga mau tak mau mata terus bekerja untuk dapat melihat. Pada hal untuk dapat melihat dengan baik seharusnya mata mendapatkan cukup cahaya.
Memakai kaca mata memang bisa menjadi solusi, akan tetapi jika kebiasaan buruk ini sering dilakukan, maka besaran angka minus bahkan silinder akan menambah beban mata.
7. Malas melakukan aktifitas
Pelajar yang kecanduan internet biasanya malas melakukan aktifitas baik yang berkenaan dengan dirinya sendiri maupun orang lain. Yang berkenaan dengan dirinya sendiri misalnya mandi, makan, belajar, dan lain-lain. Yang berkenaan dengan orang lain misalnya kegiatan dengan teman atau lingkungannya cenderung diabaikan. Kegiatan kelompok atau kerja bakti di lingkungan tempat tinggalnya tidak mau untuk melakukannya.
8. Perkelahian atau tawuran antar pelajar
Beberapa pelajar yang sekarang ini sering tawuran tak jarang karena status yang dibuat di jejaring sosial facebook. Status dengan kata atau kalimat tidak bagus memancing teman di faecooknya membuat perkelahian di dunia nyata. Saling adu kekuatan fisik membuat mereka tak kenal norma-norma agama dan sosial.
9. Cyber Crime
Kejahatan dunia maya atau cyber crime juga akibat dari terlalu seringnya menggunakan internet. Bakat IT yang dimiliki anak tidak tersalurkan sehingga anak menjadi hacker (peretas) situs-situs sehingga dapat membahayakan orang lain dan dirinya sendiri. Anak yang seperti ini jika mendapatkan bimbingan yang tepat maka bakat IT nya bisa dikembangkan dan disalurkan ke arah yang positif.
10. Mengucapkan kata-kata yang tak senonoh
Anak tidak bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Hal ini jika bekal agama yang ditanamkan pada anak kurang dan kurang bimbingan dari orang tua. Kata-kata yang tak senonoh sering dilontarkan di depan publik, bahkan di depan orang tua atau gurunya di sekolah.
Hendaknya para orang tua mengetahui perilaku anaknya. Terutama jika ada perilaku yang menyimpang. Jika kebetulan di rumah ada internet hendaknya anak membuka internet di ruang yang biasa dijangkau oleh semua anggota keluarga. Jika anak ingin membuka situs-situs yang tidak pantas maka ia akan malu dan tidak akan membukanya lagi. Orang tua juga hendaknya membatasi waktu anak untuk membuka internet, misal hanya dua jam saja, selain itu waktu untuk membuka juga sebaiknya ditentukan, misal bukan pada jam belajar atau pada waktu istirahat misal tengah malam. Orang tua hendaknya juga mengetahui dan menjadi teman di facebook anaknya. Sehingga anaknya membuat status apa, mengunggah gambar apa orang tua akan mengetahuinya.
Orang tua jaman sekarang jangan sampai gagap teknologi (gaptek). Jika memang benar gaptek maka orang tua hendaknya dapat menanyakan kepada tetangga atau keluarga yang lain supaya bisa mengawasi anaknya tidak menyimpang dari perilaku agama dan sosial.
Hanya dari diri sendiri yang bisa membentengi situs-situs yang mengancam moral anak bangsa tersebut. Anda dapat melaporkan jika Anda menemukan situs-situs yang mengandung pornografi ke nomor021-38997800.

Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Samsung Galaxy S4

Samsung galaxy S4 merupakan produk samsung pertama yang akan berhadapan secara langsung dengan produk besutan apple yaitu Apple Iphone 5. Samsung galaxy S4 akan memiliki ukuran layar yang lebih besar, lebih tajam dan lebih cepat.



Dengan setelah diluncurkannya iphone 5 , dimana hal tersebut secara tidak langsung akan membuat peluncuran samsung galaxy s4 sedikit terkena dampaknya, pihak Samsung harus membuat promosi yang lebih istimewa apabila ingin produknya laku keras dipasaran melebihi iphone 5. Sedangkan untuk harga samsung galaxytersebut belum ada kabar yang signifikan mengenai hal tersebut.
Berikut merupakan beberapa hal yang perlu anda ketahui tentang samsung galaxy S4 yang akan segera di luncurkan pertengahan bulan maret 2013 ini :
Layar berukuran 5 inci HD
Dikabarkan gadget terbaru samsung ini akan memiliki ukuran layar 4.99 inci super amoled 1080p, dengan artian smartphone tersebut akan memiliki resolusi 1080 x 1920 dengan 440 pixel per incinya.
Sistem Operasi Jelly Bean
Hadir dengan sistem operasi terbaru Jelly Bean 4.2, akan banyak fitur baru yang dihadirkan pada gadget baru tersebut.
8 core prosesor
Prosesor 8 core merupakan isu yang paling sering disebutkan oleh banyak pihak, dimana apabila hal tersebut menjadi kenyataan maka S4 akan menjadi smartphone tercepat sejagat raya.
kamera 13 megapixel dan 2.2 megapixel
Belum banyak berita yang beredar mengenai kamera yang akan disematkan ke s4, namun indikasi terkuat adalah 13 mega pixel pada kamera belakang dan 2.2 megapixel pada front facing.
Fitur eyetracking
Berdasarkan berita yang dirilis oleh new york times, dimana fitur teknologi eyetracking akann disematkan kepada produk terbaru dari samsung, dan produk samsung terbaru untuk tahun ini tentunya adalah s4.
Berbahan plastik
Untuk material masih berbahan plastik, sangat jauh apabila dibandingkan dengan Apple yang menggunakan alumunium sebagai chasingnya. Namun pihak samsung sendiri mengklaim bahwa chasing samsung terbaru ini akan menonjolkan estetika secara maksimal.
Kemampuan Untuk Charging secara wireless
S4 akan memiliki kemampuan untuk melakukan charging secara wireless dengan menggunakan optional docking.

Sumber

E-learning serta peranannya dalam kehidupan manusia


BAB 1

PENDAHULUAN



1.1 Latar Belakang

Terdapat beberapa permasalah dalam bidang pendidikan dan pembelajaran di dunia ini. Satu diantaranya adalah pembelajaran yang terhalang oleh jarak dan penentuan waktu yang tepat dalam pelaksanaannya. Permasalahan ini berujung pada ditemukannya suatu model pembelajaran baru yang dikenal dengan E-Learning. E-Learning saat ini sudah banyak digunakan pada Negara maju maupun Negara berkembang. Di Indonesia E-Learning telah dimanfaatkan oleh beberapa instansi Negara maupun swasta.
Dong (dalam Kamarga, 2002) mendefinisikan E-Learning sebagai kegiatan belajar asynchronous melalui perangkat elektronik komputer yang memperoleh bahan belajar yang sesuai dengan kebutuhannya. Rosenberg (2001) menekankan bahwa E-Learning merujuk pada penggunaan teknologi internet untuk mengirimkan serangkaian solusi yang dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. Hal ini senada dengan Cambell (2002), Kamarga (2002) yang intinya menekankan penggunaan internet dalam pendidikan sebagai hakekat E-Learning.
Onno W. Purbo (2002) menjelaskan bahwa istilah “e” atau singkatan dari elektronik dalam E-Learning digunakan sebagai istilah untuk segala teknologi yang digunakan untuk mendukung usaha-usaha pengajaran lewat teknologi elektronik internet. Darin E.Harly thn 2001 yang juga telah menyatakan E-Learning merupakan suatu jenis belajar mengajar yang memungkinkan tersampaikan bahan ajar ke siswa dengan menggunakan media internet, internet atau media jaringan lain.
Dalam pemanfaatannya, e-learning memberikan dampak psikologis, dampak tersebut dapat berdampak positif maupun berdampak negatif bagi kehidupan, dampak tersebut akan dibahas pada karya tulis ilmiah ini.



1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana e-learning ini memberikan dampak, dan kaitannya pada kehidupan psikologis.

1.3 Tujuan Penelitian

Tujuan dari tulisan ini adalah untuk membahas bagaimana e-learning ini memberikan dampak dan kaitannya pada kehidupan psikologis.

1.4 Manfaat Penelitian

Manfaat yang dapat diperoleh dari penelitian ini adalah:
1.        Dengan karya ilmiah ini diharapkan pembaca dapat mengetahui dampak positif dan negatif penerapan e-learning dari sisi psikologi.
2.        Karya ilmiah ini dapat dijadikan perbandingan ataupun referensi bagi tulisan lain yang berkaitan dengan e-learning, teknologi, dan kaitannya dengan psikologi.



BAB 2

PEMBAHASAN



2.1. Definisi e-learning

E-Learning atau biasa disebut elektronik learning, atau belajar secara elektronik, banyak pakar yang menguraikan definisi E-Learning dari sudut pandang yang berbeda. Secara garis besar banyak orang mengatakan E-Learning adalah sistem atau konsep pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar, Onno W. Purbo (2002) menjelaskan bahwa istilah "e" atau singkatan dari elektronik dalam e-learning digunakan sebagai istilah untuk segala teknologi yang digunakan untuk mendukung usaha-usaha pengajaran lewat teknologi elektronik internet. (Soekartawi, Haryono dan Librero, 2002).
            E-Learning merupakan suatu jenis belajar mengajar yang memungkinkan tersampaikannya bahan ajar ke siswa dengan menggunakan media internet, intranet atau media jaringan komputer lain (Hartley, 2001). E-learning adalah semua yang mencakup pemanfaatan komputer dalam menunjang peningkatan kualitas pembelajaran, termasuk di dalamnya penggunaan mobile technologies seperti PDA dan MP3 players. Juga penggunaan teaching materials berbasis web dan hypermedia, multimedia CD-ROM atau web sites, forum diskusi, perangkat lunak kolaboratif, e-mail, blogs, wikis, computer aided assessment, animasi pendidikan, simulasi, permainan, perangkat lunak manajemen pembelajaran, electronic voting systems, dan lain-lain. Juga dapat berupa kombinasi dari penggunaan media yang berbeda (Thomas Toth, 2003; Athabasca University, Wikipedia).
E-learning tidak akan menggantikan pertemuan di kelas tetapi meningkatkan dan mengambil manfaat dari materi-materi dan teknologi pengiriman baru untuk mendukung proses belajar mengajar. Dengan e-learning, para siswa akan lebih diberdayakan, karena kini proses belajar-mengajar tidak lagi berpusat pada guru tetapi beralih ke siswa. Dengan koneksi ke internet, seorang siswa punya akses ke berbagai sumber informasi yang tak terbatas. Selain itu, e-learning bersifat individual sehingga siswa yang aktif dan cepat menyerap materi pelatihan akan bisa maju dengan lebih cepat.
E-Learning tidak diberikan semata-mata oleh mesin, tetapi seperti juga pembelajaran secara konvensional di kelas, e-Learning ditunjang oleh para ahli di berbagai bidang terkait. Bagaimana memanfaatkan e-learning secara optimal? Seperti halnya pembelajaran dengan cara lain, e-learning bisa memberikan manfaat yang optimal jika beberapa kondisi berikut terpenuhi, diantaranya: Tujuan pembelajar, Dukungan. Media lain.

Komponen E-Learning mencakup:
1.      Perangkat keras
2.      Infrastruktur/jaringan
3.      Perangkat lunak
4.      Materi/Isi
5.      Strategi interaksi
6.      Pemeran (dosen, mahasiswa dan lain-lain).
7.    Skenario e-Learning memungkinkan mahasiswa dapat kontak langsung dengan: Mahasiswa lain, Dosen, Berbagai materi dan sumber belajar dalam bentuk elektronik. Materi yang dimaksud bisa dalam bentuk bahan ajar, materi tugas, soal ujian/tes maupun bentuk linkages.

2.2 Dampak e-learning dari sisi psikologis

Dampak e-learning, memberikan dua sisi yang berbeda, sisi tersebut bagaikan 2 mata pisau yang memberikan dampak positif dan negatif dikedua sisinya, bagaikan pohon beringin yang besar dibagian atas dan besar dibagian akarnya, dampak positif e-learning semakin besar namun dampak negatifnya juga semakin besar, begitupun penulis melihat dampak positiflah yang lebih besar dari e-learning.
Kerry O’Regan dalam jurnalnya berjudul Emotion And E-Learning, mengeksplorasi berbagai pengalaman dan perasaan emosional mahasiswa dalam mengikuti e-learning. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif. Berikut adalah hasil penelitian tersebut.
·         Frustasi
·         Dirasakan oleh semua responden. umumnya berkenaan dengan masalah teknologi, proses administrasi, maupun desain dan struktur isi website terhadap proses pembelajaran.
·         Ketakutan dan Kegelisahan
·         Dirasakan oleh hampir semua responden. umumnya diakibatkan oleh kurangnya kontrol dalam sistem e-learning yang digunakan. karakteristik internet yang anonymous juga menjadi salah satu penyebab.
·         Perasaan memalukan
·         Dirasakan oleh sebagian responden, dan yang menarik, semuanya perempuan.  disebabkan karena adanya kemungkinan bahwa ketidakmampuan mereka tersingkap ke partisipan lain.
·         Antusiasme
·         Para responden merasa antusias dalam pengalaman mereka dalam mengikuti e-learning. penyebabnya antara lain: sangat terbantu dengan adanya teknologi, adanya tool baru yang bisa digunakan, dapat memperoleh ilmu dengan lebih luas dari berbagai koneksi yang ada.
·         Kebanggaan
·         Dirasakan oleh beberapa responden. disebabkan karena sifat e-learning yang publik dan permanen.

Penelitian dalam dunia e-learning pada umumnya lebih berfokus pada sisi bisnis, ekonomis, dan teori pembelajaran dari e-learning, sementara jumlah penelitian dalam bidang pengalaman pembelajaran oleh siswa masih minim. Meskipun demikian, beberapa penelitian telah mempelajari pengalaman emosional siswa dalam mengikuti e-learning, dan ternyata didapati bahwa cukup banyak siswa yang merasa terasing dan terisolasi dalam dunia e-learning. Sebagai suatu proses pembelajaran, e-learning pastilah terhubung dengan emosi. Hal tersebut akan membuat pengembangan e-learning dan pengajaran di dalam e-learning dapat lebih kaya dan otentik.


2.2.1 Dampak negatif e-learning

Munculnya e-learning berdampak besar pada dunia pendidikan. Pihak-pihak yang paling berperan utama dalam dunia pendidikan pun tidak luput dari dampak e-learning tersebut. Para pelajar merasakan sensasi belajar yang benar-benar berbeda dibandingkan kelas konvensional. Akses mereka terhadap informasi juga meningkat dengan drastis. Selain itu, para pelajar juga dapat memilih sendiri cara belajar yang dirasa paling cocok dengan kepribadian mereka ketika mengikuti kelas e-learning.
Para pendidik merasakan dampak dari penggunaan e-learning terhadap metode pengajaran yang digunakan. Mereka perlu melakukan adaptasi dalam cara pengajaran yang disampaikan yang tentunya berbeda dengan metode konvensional. Selain itu juga diperlukan keahlian dalam menyediakan materi pembelajaran yang menarik untuk digunakan melalui sistem e-learning dan menggunakan fitur-fitur yang disediakan pada sistem e-learning dengan optimal dan efisien.
Institusi pendidikan juga merasakan dampak dari penggunaan e-learning, khususnya dalam hal biaya penyelenggaraan pendidikan. Institusi juga bertanggung jawab untuk mengadakan pelatihan kepada para tenaga pengajarnya dan menyediakan teknologi atau media yang menjadi landasan dari sistem e-learning yang digunakan.
Perlu diperhatikan bahwa dunia pendidikan yang disebutkan di atas tidak hanya mengenai dunia pendidikan dalam lingkungan akademis, tetapi juga mencakup dunia pendidikan dalam lingkungan bisnis, seperti misalnya pelatihan yang diadakan suatu perusahaan kepada para karyawannya. Sehingga dengan demikian secara umum kekurangan e-Learning, antara lain :
·         Kurangnya interaksi antara guru dan siswa atau bahkan antar siswa itu sendiri. Kurangnya interaksi ini bisa memperlambat terbentuknya values dalam proses belajar dan mengajar. Kecenderungan mengabaikan aspek akademik atau aspek sosial dan sebaliknya mendorong tumbuhnya aspek bisnis/komersial. Proses belajar dan mengajarnya cenderung ke arah pelatihan daripada pendidikan.
·         Berubahnya peran guru dari yang semula menguasai teknik pembelajaran konvensional, kini juga dituntut mengetahui teknik pembelajaran yang menggunakan ICT. Siswa yang tidak mempunyai motivasi belajar yang tinggi cenderung gagal Berbagai kritik (Bullen, 2001, Beam, 1997).
·         Tidak semua tempat tersedia fasilitas internet. Kurangnya tenaga yang mengetahui dan memiliki ketrampilan internet.
·         Tidak ada kontak emosi antara pengajar dan yang diajar.
·         Investasi infrastruktur yg relatif mahal.
·         Infrastruktur SDM belum menguasai IT.
·         Koneksi internet di Indonesia belum stabil      .
·         Butuh usaha lebih dalam mempersiapkan materi pembelajaran.
·         Siswa perlu dimotivasi dan diorganisir.



2.2.2 Dampak positif e-learning

Saat ini metode pembelajaran e-learning cukup digemari dan menjadi salah satu pilihan. E-learning atau electronic learning adalah metode pembelajaran jarak jauh yang memanfaatkan sarana teknologi berupa internet (via internet). Hal ini dilakukan karena metode pembelajaran ini tidak membutuhkan tatap muka (face to face) antara pengajar dan yang diajarkan. Mahasiswa hanya diharuskan duduk di depan computer atau laptop dan online di internet. Pengajar benar-benar hanya berfungsi sebagai mediator, fasilitator, dan motivator. Beberapa keuntungan menggunakan metode e-learning adalah sebagai berikut :

2.2.2.1 Lebih mudah mendapatkan materi atau info
Jika kita menggunakan sistem pembelajaran berbasis e-learning, kita akan lebih mudah untuk mencari dan mendapatkan materi atau info. Tinggal ketik apa yang kita cari, tunggu sebentar, kita langsung dapat materinya.

2.2.2.2 Bisa mendapatkan materi yang lebih banyak
Kita bisa mendapatkan banyak sekali materi, tidak hanya dari dalam negeri, bahkan kita bisa mencari materi yang berasal dari luar negeri yang tentunya akan menambah wawasan bagi kita dan juga bisa untuk meningkatkan hasil belajar kita.

2.2.2.3 Pembelajaran lebih efektif dan efisien waktu dan tenaga
Jika ada tugas, kita bisa mencari bahan yang kita butuhkan dengan cepat. Tidak harus ke sana ke mari untuk mendapatkan bahan yang kita butuhkan. Tinggal duduk di depan komputer atau laptop, lalu cari yang kita butuhkan.

2.2.2.4 Dapat berinteraksi langsung dengan siapapun
Seorang mahasiswa bisa saja bertanya pada temannya materi apa yang diajarkan hari ini atau tugas apa yang diberikan, jika hari itu dia tidak bisa berangkat karena suatu alasan. Dia juga bisa bertanya langsung pada dosennya apa materi yang diajarkan tadi atau tugas apa yang diberikannya. Dalam berinteraksi, dia bisa menggunakan media tulisan. Dia mengetik apa yang akan dibicarakan atau ditanyakan kemudian dikirim ke alamat yang dituju. Dia juga bisa berinteraksi langsung, bisa bertatap muka dan berbicara langsung dengan orang yang diajak bicara. Karena kemajuan teknologi, sekarang hal itu bisa terjadi dengan alat yang bernama webcam.

2.2.2.5 Bisa tahu materi atau tugas lebih awal
Mahasiswa bisa melihat jadwal atau tugas yang diberikan oleh dosennya yang sudah di upload. Jadi, mahasiswa sudah tahu apa yang akan dilakukan hari ini dan dapat mempersiapkannya lebih awal.



BAB 3
KESIMPULAN

Berdasarkan uraian sebelumnya, maka penulis dapat menyimpulkan hal-hal sebagai berikut :

1.       E-Learning atau biasa disebut elektronik learning, atau belajar secara elektronik,. Secara garis besar E-Learning adalah sistem atau konsep pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar.

2.       Dalam pembahasan telah disebutkan dampak positif dan dampak negative dari e-learning. Dari pembahasan tersebut, diketahui bahwa lebih banyak dampak positif daripada negative pada penerapan e-learning. Sehingga diperoleh beberapa keuntungan, keuntungan tersebut antara lain adalah : Menghemat waktu proses belajar mengajar,Mengurangi biaya proses perjalanan, Menghemat biaya pendidikan secara keseluruhan (infrastuktur, peralatan, buku), Menjangkau wilayah geografis yang lebih luas, dan Melatih pelajar lebih mandiri dalam mendapatkan ilmu pengetahuan.















DAFTAR PUSTAKA

Novia, Trisa. 2011. Gambaran E-Readiness Pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara. Skripsi. Universitas Sumatera Utara
Pengertian E-Learning menurut beberapa para ahli. 2011. http://uastugas.blogspot.com, 17 April 2013 (diakses 17 April 2013)
E-learning (Pembelajaran elektronik). 2012. Id.wikipedia.org, 16 April 2013 (diakses 16 April 2013)
Dampak e-learning, 2011. Hasheem.wordpress.com, 16 April 2013 (diakses 16 April 2013)
Dampak positif dari e-learning. 2011. Raissasha.blogspot.com, 16 April 2013 (diakses 16 April 2013)
Manfaat E-learning bagi pembelajaran. 2008. mycoolword.com, 16 April 2013 (diakses 16 April 2013)
Dampak Negatif dan positif Model pembelajaran e-learning. 2008. Basic-live.blogspot.com, 16 April 2013 (diakses 16 April 2013)

Profil Organisasi

Sebagai seorang profesional kita tidak hanya mendapatkan ilmu dan pengalaman dari pelajaran baik di sekolah ataupun kampus, tetapi kita juga dapatkan dari organisasi atau ekstrakurikuler.
Saya sempat masuk dan berkecimpung di bidang organisasi dan ekstrakurikuler sesuai yang saya inginkan dan saya gemari, karena dengan organisasi banyak hal yang saya dapatkan. Berikut ini adalah organisasi dan ekstrakurikuler yang pernah dan yang saya ikuti :

1.       Ekstrakurikuler Tari SMP Negeri 1 Tebing Tinggi
Tahun :
2006 - Anggota ekskul tari
2007 - Pelatih ekskul tari

2.       Ekstrakurikuler English Club SMP Negeri 1 Tebing Tinggi
Tahun :
2007 – Anggota EC

3.       Ekstrakurikuler Pramuka SMK Negeri 2 Tebing Tinggi
Tahun :
2008 – Anggota pramuka

4.       English Club SMK Negeri 2 Tebing Tinggi
Tahun :
2009 – Anggota English club

5.      Group Animasi SMK Negeri 2 Tebing Tinggi
Tahun :
2009 – Anggota Kelas Animasi

6.       Himpunan Mahasiswa Teknologi Informasi ( HIMATIF )
Tahun :
2012 – Anggota HIMATIF

7.       Lembaga Kesenian Tari USU
Tahun :
2012 – Anggota tari USU

Prestasi Ku


Dalam perjalanan saya menggapai cita-cita saya, ada beberapa prestasi yang berhasil saya ukir. Prestasi tersebut bisa membanggakan saya dan juga membanggakan orang tua. Beberapa prestasi yang pernah saya raih adalah sebagai berikut :
* Juara 1 lomba debat bahasa inggris tingkat Kotamadya Tebing Tinggi
* Juara 1 lomba debat bahasa inggris tingkat Provinsi Sumatera Utara mewakili Tebing Tinggi
* Peserta lomba debat bahasa inggris tingkat Nasional mewakili Sumatera Utara
* Peserta olimpiade bahasa inggris mewakili Tebing Tinggi
* Juara 1 lomba animasi tingkat SMK Tebing Tinggi
* Peserta lomba animasi tingkat Provinsi Sumatera Utara
* Juara 3 lomba tari  dies natalis se-usu

Saya mengucapkan terimakasih atas dukungan guru, keluarga, dan teman-teman. Prestasi yang saya raih bukan prestasi saya sendiri. Tetapi juga prestasi mereka semua.

Beberapa sertifikat yang berkaitan dengan prestasi :






Riwayat Pendidikan


Saat ini saya sedang menuntut ilmu di Universitas Sumatera Utara, jurusan Teknologi Informasi, inilah perjuanganku untuk mendapatkan gelar sarjanaku, S.Ti  itulah gelar yang ingin saya sematkan di belakang nama saya. 

Inilah riwayat pendidikan saya :

TAMAN KANAK-KANAK
TK Tunas harapan Bagan Batu, Riau
Masuk tahun : 1997
Tamat tahun  : 1999

SEKOLAH DASAR
SD 164523 Tebing Tinggi, Sumut
Masuk tahun : 1999
Tamat tahun  : 2005

SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
SMP Negeri 1 Tebing Tinggi
Masuk tahun : 2005
Tamat tahun  : 2008

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
SMK Negeri 2 Tebing Tinggi
Masuk tahun : 2008
Tamat tahun  : 2011

UNIVERSITAS
Universitas Sumatera Utara (USU)
Jurusan : Teknik Informatika (S1)
Masuk tahun : 2011
Tamat tahun  :

Profil Umum


Indi Andira Butar Butar adalah seorang gadis biasa, yang memiliki cita – cita dan harapan tinggi tentang kehidupan, saat ini saya sedang menimba ilmu, untuk menggapai cita –cita di salah satu perguruan tinggi terbaik di Sumatera Utara, dan bahkan di pulau Sumatera, USU Universitas Sumatera Utara, saya berada di jurusan yang memang saya inginkan dari SMP dahulu, teknologi informasi, sebuah jurusan yang mempelajari tentang computer, hal yang begitu menarik perhatian saya, untuk saya pahami lebih jauh, saya sangat bangga bisa berada di sini, menjadi bagian keluarga besar Teknologi Informasi Universitas Sumatera Utara.
Saya dilahirkan di Bagan Batu, sebuah daerah di provinsi riau, daerah perkebunan dengan culture kebersamaan yang sangat kental, sebagai anak pertama dari 4 bersaudara, saya mengemban tanggung jawab besar dan pengharapan dari orang tua yang sangat menyayangi saya, orang tua yang begitu ingin melihat anaknya menjadi sukses.
Saya termasuk anak yang mandiri, di umur yang masih sangat muda, 5 tahun, saya harus berpisah jauh dengan orang tua yang menetap di Bagan Batu, dan saya “merantau” ke tebing dan dititipkan ke kakak dari ibu saya, berpisah jauh dari keluarga kandung saya, tidak menjadikan saya sebagai pribadi cengeng, malah sebaliknya, aku menjadi sosok mandiri yang tidak mudah menyerah, suka tantangan dan selalu mempunyai motivasi tinggi untuk mendapatkan apa yang saya inginkan.
Selain berkuliah, saat ini saya juga sedang mengikuti sebuah Unit Kegiatan Mahasiswa, yang sering disingkat UKM, UKM yang saya ikuti adalah UKM tari, disini saya bisa mengimbangi penggunaan otak kiri saya, yang saya gunakan untuk berfikir logis, dan algoritmik di jurusan saya dengan seni yang menggunakan otak kanan, di sini juga saya bisa benar – benar meyalurkan bakat dan hoby saya ke hal yang positif, dunia tari tradisional bukan dunia yang asing bagi saya, sudah sejak SMP saya telah mengikutinya.
Saat ini juga, saya sedang merintis usaha saya di bidang penjualan aksesoris, saya punya mimpi besar untuk usaha saya ini, dan ini adalah salah satu bentuk nyata jiwa kemandirian yang saya miliki, Gomindhi Jewelry, usaha yang kurang lebih baru 2 bulan saya geluti sudah menampakkan hasil. Walaupun baru sedikit tapi saya yakin, selanjutnya akan lebih dari ini.
Begitulah saya, hanya seorang gadis biasa yang menginginkan kesuksesan di segala bidang kehidupannya, sebuah mimpi yang terlihat sederhana, namun agak sulit diwujudkan, tapi saya akan tetap berusaha untuk mewujudkannya.

BIODATA :
Nama                               :   Indi Andira Butar - butar
NIM                                 :   111402007
Tempat lahir               :   Tebing Tinggi
Tanggal lahir               :   10 – February – 1994
Alamat                         :   Jln. Sofyan 10 kampus USU Medan Sumatera Utara (alamat medan)
Kesukaan di bidang IT  : Jaringan, design, dan web developer
Hobby                          :   Menari , menggambar
e-mail                          :    gomindhi@gmail.com
FB                                 :    http://www.facebook.com/indii.andiraa
Twitter                        :   @indiandirabutar
Contact me                  :    085361816650 / 29A8443B

- Copyright © 2013 IT and Psychology - Hatsune Miku - Powered by Blogger - Redesigned by Indi Andira -